Thursday, September 5, 2019

TALKING ABOUT ADVANTAGES AND DISADVANTAGES


Nah, kita lanjut nih sesuai materi sebelumnya.




Untuk kali ini, bahasan soalnya bisa berupa advantages dan disadvantages. Keuntungan dan kerugian dalam  speaking IELTS part 3.




Hebatnya adalah, banyak tipe soal yang bisa ente jawab dengan model advantages dan disadvantages, walaupun soalnya tidak menanyakan tentang advantages or disadvantages.

Misal, 

Should parents  limit the amount of fast food their children eat?

Yes they should, because fast food has a lot of disadvantages..

Violaaaa… anda sudah mengubah soalnya menjadi soal advantages dan disadvantages.


Nah contoh soalnya nih :


What are the advantages of owning and using a car/ what are the disadvantages?

Tell me about the disadvantages of city life?

What are some disadvantages of studying abrouad?

What are the advantages of travelling alone? What are the disadvantages?




Untuk memulai menjawabnya, lebih cantik nih kalo di mulai dengan kata-kata :
One of the main advantages of bla bla is bla la bla…
Another good thing about bla la bla is bla la bla…
One of the main benefits of bla bla is bla la…




Untuk perpindahan dari menjalaskan advantages ke disadvantages nya bisa di selingi kata-kata ini:

In contrast…

However..

On the other hand…

One drawback of blab la is…

Although………,……….





oh iya, catatan sedikit, bila ditanyakan tentang positive effect, jawablah dengan menggunakan negatifnya juga.

contoh pertanyaannya, 

does food have any positive effect on society? kemudian jelaskan maksud dan contohnya. setelah itu counter dengan negatifnya. atau negatif dulu boleh.

oke itu dulu ya guys.. see yaahh..




#englishstudio #englishstudioindonesia #englishstudiopare #ieltspare #ieltsenglishstudio #beasiswaieltspare #kampunginggrispare #kampunginggris #ieltskampunginggris

LANGUAGE FOR GIVING AND SUPPORTING OPINION





Halloo guys…
 


Untuk periode ini, saya ingin sekali focus pada speaking. Tapi untuk kali ini, topiknya bisa di bilang cukup berbeda.
Untuk kali ini, saya akan berfokus kepada tipe-tipe soal yang biasanya keluar dalam speaking part 3. Sebenarnya dikatakan “tipe” juga masih terlalu sempit untuk tema kali ini. Mungkin lebih tepatnya, “jenis bahasa” yang biasanya ditanyakan dalam speaking.
Oke pertama adalah, LANGUAGE FOR GIVING AND SUPPORTING OPINION. Atau bahasa-bahasa yang biasanya digunakan untuk memberikan atau mendukung sebuah  opini.
 



Contoh soalnya bisa seperti ini  :
 



Do you think the internet should be cencored?

What do you think about governments investing money in space travel?

Should people be concerned about the increasing population?

Has fast food had any positive effects on society?

Should teenagers have to learn life skills such as sewing, cooking, and basic repairs in schoo?

Dan lain sebagainya… dan lain sebagainya…
 



Tipe soal diatas adalah soal-soal yang mengharuskan kita untuk memberikan opini kita sendiri. Seperti biasa, memperkenalkan dan memberikan opini kita adalah hal pertama yang harus dijawab. Tentu saja opini ini harus di dukung dengan alasan atau contoh (atau keduanya).
 


Untuk ekspresi ucapannya bisa di mulai dengan :

I think that….

I don’t think that….

I believe that….

I am convinced that…

As far as I am concerned…
 



Untuk membuka opininya bisa dimulai dengan kalimat-kalimat umum yang banyak diketahui khalayak, missal :

Everyone knows that fast food is unhealthy.

It is common knowledge that fast food can couse obesity…
 




Kemudian bisa di dukung dengan statistic umum seperti :

Thousands of people suffer from diabetes.

There are hundreds of ways that fast food can kill you.
 



Atau bisa didasarkan opini para ahli :

According to……
 


Satu hal yang pasti, sangat tidak disarankan untuk mendukung opini kita dengan hal-hal yang berhubungan dengan pribadi sendiri. Ingat, ini speaking part 3 yang biasanya merujuk kepada banyak orang atau umum.
 





Oke, itu dulu ya guys.. bye!!







#englishstudio #englishstudioindonesia #englishstudiopare #ieltspare #ieltsenglishstudio #beasiswaieltspare #kampunginggrispare #kampunginggris #ieltskampunginggris

Thursday, August 22, 2019

Writing Task 1, 4 buah chart brooo....







The pie charts compare five categories of household expenditure in the UK and New Zealand in the years 1980 and 2008.


woahhhh.... empat Pie chart coy.....

kawan-kawan, kekhawatiran saya ini bukannya tak beralasan. Pertama, memang benar minimal kata dari writing task 1 adalah 150 kata. tapi bukan berarti kita bebas sebanyak apapun menulis di writing task 1 selama tidak kurang dari 150, tidak kawan... bukan begitu cara kerjanya.

Di dalam writing task 1, kita dituntut menjabarkan secara garis besar data yang ada. Menulis detail begitu banyak akan mengurangi nilai menulis kita dalam IELTS, apalagi menjabarkan data yang ada seluruhnya. Terlalu banyak menulis detail akan mengarahkan kita ke Shopping list, yang artinya menjabarkan satu-satu setiap angka yang ada dalam karya tulis kita. dan ITU HARAM!!!!

banyak tutor yang menyarankan untuk setidaknya tidak melebihi 200 kata. Lah lalu bagaimana dong dengan soal diatas? sedangkan datanya ada begitu banyak?

well, seperti biasa, mari kita lihat secara keseluruhan dulu, untuk menentukan kalimat 'overall' yang bisa kita tulis. kita bisa melihat bahwa spending yang turun di kedua negara adalah 'food and drink'. Bisalah kita ambil keterangan ini sebagai garis besar 1. 

untuk garis besar kedua, (INGAT! overall ga mungkin cuman 1, tapi jangan berlebihan juga. maksimal 3 point, dan itupun alangkah lebih baik hanya 2 kalimat.) bisa juga kita gunakan fakta bahwa UK menggunakan budget untuk Leisure lebih besar ketimbang New zealand.



selanjutnya kita tentukan Body Paragraph 1 dan 2 nya. 

Untuk menghemat dan menyingkat pejelasan, mari kita buat Grouping Data terlebih dahulu.

ada banyak cara untuk grouping, tapi mari kita lihat versi yang satu ini :


di BP 1, kita bisa menjelaskan tentang Food and Drink, dan Utility Bills dengan terlebih dahulu membandingkan antara negara untuk kedua spending tersebut di tahun pertama, kemudian dibandingkan kembali dengan data yang ada di tahun kedua.

untuk di BP 2, kita jelaskan sisanya. boleh saja dengan menggunakan pola yang sama dengan BP 1 (tentu dengan tata bahasa yang divariasikan) atau sedikit berbeda. Misal bila berbeda, dengan menjelaskan bahwa di tahun pertama dan kedua, Leasure kedudukannya sama sama tertinggi di UK, tetapi di New Zealand, posisinya ketiga di kedua tahun yang disebutkan. kemudian dikalimat selanjutnya jelaskan tentang perbandingan persentage di recreation (by gap misal) dan diakhiri dengan kalimat yang menjelaskan transport dan other mengingat keduanya sangat kecil kedudukannya.


sudah deh!

untuk contoh nya, silahkan lihat dibawah ini cara menjawab yang enak. 

sampai jumpa lagi!!!


bye!!!




Overall, the proportion of spending on food and drink fell in both countries over the 28-year period, while spending on utility bills rose. Also, UK residents spent a significantly larger percentage of their household budgets on leisure that their New Zealand counterparts.

In 1980, 29% of an average New Zealand household budget went on food and drink, while the equivalent figure for a UK home was 23%. By 2008, expenditure on food and drink had fallen by 4% in New Zealand, and by a full 10% in the UK. By contrast, both countries saw an increase in expenditure on utility bills for the average home, from 27% to 31% in New Zealand and from 26% to 28% in the UK.

Leisure activities accounted for the highest proportion of UK household spending in both years, but only the third-highest proportion in New Zealand. In fact, in 2008, New Zealanders spent only half as much in relative terms on recreation (17%) as UK residents (34%). In both countries, transport costs and other costs took roughly 15% and 10% of household budgets respectively.

#englishstudio #englishstudioindonesia #englishstudiopare #ieltspare #ieltsenglishstudio #beasiswaieltspare #kampunginggrispare #kampunginggris #ieltskampunginggris

Writing Task 1, yakin ga boleh opini?





heloooo guys...

welcome back...



now, let us continue our discussion. 




sekarang diskusi kita akan sedikit menitikberatkan pada penyusunan tulisan Writing Task 1. 






Benar sekali kawan, writing task 1 memang berisi laporan dari data yang diberikan didalam soal, yang mana berupa chart, tabel, grafik, dan lain lain. Dan banyak anggapan bahwa dalam writing task 1 ini sangat haram hukumnya untuk 'beropini'. Namanya juga laporan.... 





tapi apakah benar??





sekarang, coba kawan-kawan lihat soal dibawah ini....





Pie chart diatas mengilustrasikan tentang keuntungan dan kerugian yang dirasakan visitor ketika mengunjungi suatu tempat (misal kampung inggris). Data dibagi menjadi dua, Pie chart sebelah kiri menunjukan hal-hal yang menurut visitors sangat memberatkan ketika berkunjung ke lokasi ini, sedangkan sebelah kanan menunjukan hal-hal yang menurut visitor menjadi daya tarik dari lokasi ini.



nah menurut kawan-kawan, bagaimana cara menjawab data diatas?

umumnya, kita-kita yang pernah berlatih mengerjakan Writing Task 1 akan menjawab, misal dalam hal weather, "weather is the most disadvantageous things when it comes to visit this place" misal... 

tapi yakin hanya seperti itu? bila seterusnya hanya menjelaskan ini disadvantage, itu disadvantage, ya gimana bisa berkembang. tulisan kita tentu akan terkesan monoton.


nah tenang kawan, ada cara lain...



kawan kawan bisa loh 'sedikit beropini' dalam tipe soal yang seperti ini. misalkan dalam hal The People di Pie chart sebelah kanan.

daripada ngomong, "the people in this area is a part of advantage based on visitors point of view", kawan kawan diperbolehkan kok ngomong gini, "40 percent of visitors say that people in this area are friendly" atau "local people are the number one reason why visitors want to live in this area". 

kata kata "want", "Friendly", bukankah itu kata-kata opini???



atau misal lagi dalam hal scenery, kawan-kawan boleh saja berkata, "this area offers breath-taking views and 37 percent of visitors enjoy the scenery." 

lihat kan? "Enjoy" jelas jelas opini.




nah untuk tipe soal seperti ini diperbolehkan kok untuk beropini TETAPI DENGAN SYARAT tidak berlebihan dan terlalu lepas dari data atau informasi yang ada sampai-sampai dititik dimana tulisannya mirip dengan Writing Task 2 yang notabene mengharuskan kita beropini ria.






yah kurang lebih begitu lah kawan-kawan. sekian tulisan singkat kali ini.

sampai jumpa lain waktu!!


bye!!!




#englishstudio #englishstudioindonesia #englishstudiopare #ieltspare #ieltsenglishstudio #beasiswaieltspare #kampunginggrispare #kampunginggris #ieltskampunginggris

Tuesday, August 6, 2019

Additional Class

hay hay brother and sister!

now, for the fourth journal, saya akan menjabarkan salah satu aktivitas pembelajaran kita di English Studio, Pare, which is called Additional Class..

nah ini adalah kelas tambahan yang bersifat sunnah untuk dihadiri. Terdapat dua kali Additional Class dalam sehari. Isi dari kelas ini bervariasi, dan biasanya berfokus dalam materi-materi yang benar-benar kita butuhkan untuk diperbaiki atau dikembangkan atau diasah. Misalnya, mayoritas murid di keras lack dalam hal grammar, maka Additional classnya akan membahas tentang grammar yang kita butuhkan. begitu pula materi lainnya.

Di Era saya, (gyah era....), additional class kita di isi dengan grammar di kelas pertama, dan speaking di kelas kedua. Grammar yang dibahas biasanya mengacu pada perbaikan writing kita sendiri ketika di kelas writing (kelas wajib). Sedangkan speaking bisa teramat sangat bervariasi aktivitasnya.

beberapa hal yang pernah kami pelajari dalam kelas grammar adalah Tenses, Modal, Conjuction, Adverb, Preposition, Independent clause dan Dependent clause (tentu beserta conjuctionnya), Indefinite Pronoun, Nominal dan Verbal Sentence, V-ing sebagai Noun, Verb, dan Adjective, Omitting sentence, Eliptic structure (Too and So, Either and Neither, passive Voice (dengan 3 bentuk utama berupa Perfect, modal, dan selain keduanya), dan yang terakhir adalah bentuk kalimat yang terdiri dari simple sentence, compund sentence, complex sentence, compund-complex sentence).  

sedangkan dalam additional class speaking, kegiatan utamanya biasanya 'bercerita'. Dalam satu pertemuan, kita diberikan suatu topic beserta kosakata-kosakata yang biasa digunakan dalam tema tersebut. misalnya, tema tentang 'books and films vocabulary'. Tutor akan memberikan beberapa lembar berisi kosakata dan penggunaannya, yang misalnya dalam hal ini : a blockbuster (a film that is a big commercial success), Soundtrack (the music that accompanies a film), dst.. dst..

Setelah kosakata tersampaikan, kita diberikan waktu untuk menyusun ide selama beberapa menit (paling lama 15 menit), dan kemudian menceritakan dan menjabarkan ide kita tersebut. 

Di lain waktu, kita juga melakukan aktivitas debat dengan aturan-aturan baku tertentu (tergantung style nya tentu) terhadap tema tertentu dimana dalam satu kelas dibagi menjadi 2 tim. Biasanya kelas ini bisa teramat sangat ramai dan ricuh mengingat terdapat dua pendapat yang bertentangan yang terkadang topiknya bisa begitu unik.

yah intinya seru dan sangat membangun deh!!

untuk kali ini, sementara hal-hal diatas saja yang bisa saya sampaikan. See you next time!



#englishstudio #englishstudioindonesia #englishstudiopare #ieltspare #ieltsenglishstudio #beasiswaieltspare #kampunginggrispare #kampunginggris #ieltskampunginggris

Wednesday, July 31, 2019

Writing Ielts Task 1 Academic

hay everyone..

nah, untuk postingan kali ini, saya akan sedikit memperlebar tentang bagaimana cara kerja atau sistem writing part 1 dalam ielts khusus akademik.

seperti yang sudah dijelaskan sepintas tentang IELTS writing Task 1 di postingan sebelumnya, di bagian ini, kita diharuskan untuk dapat menjabarkan suatu data yang diberikan. Data dapat berupa Line Graph, Table, Pie Chart, Bar Chart, Map, Process, Double Data atau bahkan Triple Data. Bentuk data tersebut dapat berdiri sendiri atau bahkan campuran (misal, dalam satu soal, bisa jadi terdapat Line Graph dan Pie Chart). Perlu diingat bahwa, tidak ada OPINI dalam penjabaran suatu data layaknya Task 2 dalam writing IELTS. ya nulis laporan hasil praktikum biologi aja ga boleh beropini kok. emang mo curhat?? hahahaha...

bagaimana sistem skoringnya? 

tidak jauh berbeda dengan sebelumnya, ada Task Achivement, Lexical Resource, Grammar, dan Coherence and Cohesion. 

lalu bagaimana nih tips mengerjakannya.

pertama, secara struktur, terdapat 2 bagian yang dapat dilakukan dalam membuat 'laporan' ini, yaitu  introduction paragraph dan body paragraph(s). Dalam introduction, sangat dianjurkan untuk memulai kalimat dengan kalimat pembuka yang dapat diperoleh dari judul data yang tersedia, tentu saja di paraphrase dan kemudian dilanjutkan dengan point keseluruhan, atau overall. berapa banyak? 2 boleh, 3 juga silahkan. lebih dari itu terlalu berlebihan, sedangkan bila hanya 1 teramat sangat tidak mungkin.

My tutor in here said that beberapa hal yang dapat dilakukan untuk memulai penjabaran analisis terhadap data yang ditampilkan adalah dengan melihat trend nya. apakah ada trend? bila ada bagaimana? apakah naik, turun, atau fluktuatif? setelah itu bisa juga menentukan mana point tertinggi dan terendah secara keseluruhan. Nah, semua itu bisa kita pertimbangkan sebagai bagian dari point keseluruhan. Di bagian ini, sangat tidak disarankan untuk menampilkan nilai dari data secara spesifik. 

contoh paraphrase :

judul : the charts give information about world spending and population
di paraphrase : the two given figures depict the information on global spending by population. 


Di body paragraph(s), penjabaran dapat dilakukan terhadap data-data yang ada. Tentu saja, alangkah lebih baik untuk mengelompokan faktor-faktornya atau trend-trendnya dalam beberapa bagian dan tiap kelompoknya berada dalam 1 paragraph yang sama (bila memang dapat ditemukan kelompok-kelompok trend itu.) 

satu hal yang perlu dihindari dalam membuat paragraf di Task 1 ini adalah Shopping List, sebuah istilah yang merujuk pada tindakan penyampaian seluruh data secara gamblang. Dalam writing IELTS, tindakan ini sangatlah tidak baik dan akan sangat menurunkan nilai dari tulisan kita. 

contoh :

Shopping List
compared to other, E stood at 50%, B at 25%, A and C had the same percentage by 45.

yang lebih enak :
compare to other, E(50%) is higher than A and C around 5%. B had the percentage in 25, almost doubled D. A and C had the same proportion in 45%.

kelihatan kan mana yang lebih indah di lihat?


nah satu hal lagi yang perlu diperhatikan adalah masalah TENSES!!!

bila dalam datanya tidak tercantum waktu, maka gunakan Present tense.
bila dalam datanya mencantumkan waktu lampau, maka gunakan Past tense (dan sejenisnya)
bila dalam datanya mencantumkan waktu masa depan, maka gunakan Future tense (dan sejenisnya)
bila dalam datanya mencantumkan masa lalu, sekarang, dan masa depan maka sesuaikan dengan waktunya dalam tiap penjabaran.

Dalam hal Future Data, hal ini bisa berupa estimasi atau ramalan (dalam analisis) dan sebagainya.






okey, sekian dulu untuk postingan kali ini... untuk contoh lebih mendalamnya, kita lanjutkan lain waktu. BYE!!!!

#englishstudio #englishstudioindonesia #englishstudiopare #ieltspare #ieltsenglishstudio #beasiswaieltspare #kampunginggrispare #kampunginggris #ieltskampunginggris

Sunday, July 21, 2019

IELTS Writing Test Introduction

now, let's move on to the next step of IELTS test, honey...




IELTS WRITING TEST.



Sebelum beranjak ke pembahasan inti, perlu di ketahui dulu bahwa dalam IELTS, ada dua jenis test, General test dan Academic test. Hal ini perlu di perhatikan mengingat beberapa sistem dan tipe soalnya berbeda (yang akan dijelaskan lebih lanjut di kemudian hari), nah khususnya di bagian writing ini. 

secara umum, keduanya sama sama memiliki dua bagian, Part 1 dan 2. Part 2 dalam writing IELTS -baik General maupun Academic- keduanya sama, atau tipe soalnya sama. Yang berbeda dari keduanya terdapat di bagian part 1, dimana soal Part 1 pada General test biasanya diperintahkan untuk bagaimana membuat surat, tentu saja dalam hal ini surat resmi seperti surat dalam aktifitas perkantoran, surat perizinan dan sebagainya. Part 1 pada Academic test biasanya berhubungan dengan membuat tulisan dalam bentuk laporan (atau mendiskripsikan) satu data berupa Grafik, Chart (bar or Pie), Table, Cycle of something (animal, plant, Chemistry, and so on) minimal 150 kata.

untuk contoh soalnya akan kita bahas lain waktu.

Dalam part 2 IELTS, kita diperintahkan untuk membuat essay dalam beberapa paragraf (minimal 250 kata) sesuai dengan aturan kepenulisan berupa opini pribadi berdasarkan soal atau studi kasus yang diberikan. Tipe soal dapat berupa Diskusi tentang suatu topik, Untung-Rugi (advantage or disadvantage), setuju tidak setuju (agree or disagree), dan sebagainya. 

--------------------------------------------------------------------------------

saat ini saya sedang di pengujung minggu ke dua. Setiap harinya, latihan writing task 2 terus dilakukan. Untuk saat ini, perbaikan masih di seputar grammar.  Ini contoh hasil karya saya :


soal :

an increasing number of people are now using dating sites to find their spouses. to what extent do you agree or disagree?


Having someone to spend as a family for the rest of our life is one of a desirable purpose and more people believe that dating sites are quite helpful to achieve this desire. In my opinion, I disagree with this statement as relates to the higher chance of deception such as fake identity and hidden true personality.

First of all, it is common knowledge among people, especially those who are very active in social media that someone can easily fake his or her identity on the internet. Consequently, there will be a bigger chance for us to be fooled by the data of a person in the dating site, including their photos and gender information. For example, a young lady who lived in Europe decided to meet with a person she knew from the dating site, she was very shocked to the core by the fact that this man appearance was completely different from head to toe.

Furthermore, there will be a high possibility for someone we never know to hide his or her true intention and personality even though the background and physical figures information written in the dating site is true as it looks in real life. Thus, good people can be simply deceived by this faker and by that, it can lead to a dangerous situation. This can be seen in the tragic news I ever watch on tv about a woman who is abused and hospitalized by her over-protective boyfriend just because of a small miss-communication between them. Further research by the police reveals the fact that they met each other from a dating site.

In conclusion, it will be better to find our true love with someone we know better in order to prevent any dangerous situation such as fake background and personality.




yah, jelas masih banyak yang harus di perbaiki.. mari kita lihat beberapa minggu kedepan bagaimana perkembangannya.. hahahaha...

see you again!

bye!



#englishstudio #englishstudioindonesia #englishstudiopare #ieltspare #ieltsenglishstudio #beasiswaieltspare #kampunginggrispare #kampunginggris #ieltskampunginggris